pengertian hosting

Ketahui Pengertian Hosting dan Jenis – Jenisnya!

Pengertian hosting adalah sebuah tempat yang digunakan sebagai media penyimpanan akan kebutuhan suatu website sehingga website bisa online di dunia maya.  Jadi saat anda membuat suatu website, anda membutuhkan layanan hosting. Dengan layanan tersebut, anda akan mendapatkan space untuk menyimpan semua data yang diperlukan oleh website anda.

Selain sebagai media penyimpanan, hosting juga berperan sebagai tempat untuk menjalankan aplikasi, sebagai pusat data email, sebagai tempat kontrol di situs web, dan sebagai file transfer.

pengertian hosting
Pengertian Hosting dan Jenis – Jenisnya

Jika diibaratkan sebagai sebuah rumah yang disewakan, hosting itu sebagai rumahnya. Rumah yang disewakan memiliki ukuran yang berbeda-beda. Anda bisa memilih ukuran mana yang anda butuhkan. Dan website diumpamakan isi di dalamnya. Semakin luas rumah, semakin leluasa anda mengisinya dengan hal apapun. Karena rumah sewa, maka anda pun perlu membayar biaya sewanya ke pemilik rumah.

Jika belum paham juga, anda bisa menggunakan perumpamaan yang kedua yaitu hosting diibaratkan sebagai lahan tempat suatu bangunan rumah. Jika diibaratkan sebagai lahannya, maka rumah yang berdiri di atasnya diibaratkan sebagai website. Semakin luas lahan, semakin anda leluasa dalam membangun rumah anda.

Cara Menggunakan Hosting

Bagaimana cara mengaplikasikan hosting kita pada domain yang sudah kita beli?

Untuk bisa menggunakannya, anda perlu menyewa terlebih dahulu pada provider hosting yang ada. Saat ini sudah banyak sekali provider yang menyediakan banyak pilihan. Anda bisa memilih sesuai yang anda butuhkan.

Semakin besar space yang dibutuhkan, harganya tentu semakin mahal. Namun ya sebanding dengan layanan yang bisa anda dapatkan. Semakin mahal tentu semakin bagus layanan yang didapat. Anda juga menjadi semakin leluasa dalam membuat website.

Agar lebih paham, kita misalkan lagi seperti menyewa suatu apartemen. Suatu apartemen yang disewakan akan memiliki ukuran yang berbeda setiap bangunannya, pasti ada yang luas dan ada juga yang agak sempit. Anda bisa memilih apartemen yang anda butuhkan. Semakin luas apartemen, biayanya tentu semakin mahal tapi fasilitas yang didapat juga semakin banyak.

Dari permisalan di atas, unit apartemen itu berperan sebagai provider hosting dan bangunan apartemennya sebagai hosting yang anda sewa.

Harga sewa berbeda-beda tergantung layanan yang didapatkan, ada yang space nya hanya 1 GB, ada pula yang unlimited, yang jelas semakin mahal, semakin bagus layanan yang didapatkan.

Jadi inti dari pembahasan cara menggunakan hosting yaitu dengan menyewa di provider yang ada. Provider atau jasa penyedianya kini banyak ditemukan di internet. Anda tinggal memilih saja yang menurut anda terpercaya. Akan lebih baik lagi jika memilih provider yang menawarkan masa uji coba gratis suatu hosting sehingga saat anda merasa tidak cocok atau tidak puas, anda bisa membatalkannya.

Baca Juga: Pengertian Cloud Computing, Manfaat dan Cara Kerjanya

Jenis-jenis Web Hosting

Setelah mengetahui definisi dan cara kerjanya, kita lanjut membahas tentang jenis-jenis web hosting. Anda perlu tahu jenisnya agar anda mudah menentukan ingin memilih jenis apa yang akan Anda gunakan. Jenis hosting yang dimaksud antara lain sebagai berikut.

  1. Shared Hosting
    Shared hosting merupakan jenis hosting yang pengertiannya seperti namanya yaitu bisa digunakan untuk bersama-sama. Jadi satu server bisa digunakan untuk banyak pengguna website. Karena digunakan untuk banyak pengguna maka anda menjadi tidak leluasa karena ada batasan mengenai jumlah penyimpanan, bandwith, resource, dan lain sebagainya.Kekurangan lainnya yaitu loading website menjadi lebih lambat karena memang servernya banyak yang memakai. Jika website lain yang menggunakan server sama sedang tinggi trafficnya maka akan berpengaruh ke website anda juga.  Kinerja website anda mungkin akan mengalami penurunan.

    Menggunakan shared hosting juga membuat anda tidak bisa mengontrol konfigurasi server. Meskipun bisa pasti hanya bisa mengontrol sedikit saja. Namun ada kekurangan, ada pula kelebihannya. Kelebihan shared hosting antara lain yaitu harganya murah, mudah digunakan oleh para pemula karena bisa digunakan meskipun tidak menguasai bahasa pemrograman.

    Control panel juga sudah tersedia dan mudah digunakan sehingga anda bisa dengan mudah mengelola website. Dan untuk masalah maintenance serta adminitrasi server nya sudah diatasi oleh penyedia atau provider hosting yang anda pilih. Jadi sangat shared hosting ini sangatlah pas untuk para pemula. Jenis paketnya juga banyak jadi saat anda merasa kurang maka anda bisa melakukan upgrade ke limit yang lebih tinggi.

  2. VPS hosting
    VPS merupakan singkatan dari Virtual Private Server hosting. Cara penggunaan hosting ini masih mirip dengan shared hosting yang mana satu server digunakan oleh beberapa pengguna. Perbedaanya terletak pada porsi yang anda terima. Saat memilih VPS hosting, anda akan mendapatkan jatah tertentu yang memang didedikasikan untuk anda. Anda juga akan mendapatkan sejumlah power computing serta memory.

    VPS biasanya dipilih oleh mereka yang memiliki website dengan traffic tinggi.Dari sedikit ulasan tersebut, bisa kita ambil beberapa kelebihan dari VPS hosting yang antara lain yaitu bisa mendapatkan space server dedicated. Anda tidak perlu membelis erver dedicated karena sudah disediakan. Karena memiliki server dedicated sendiri maka peningkatan traffic yang terjadi di website pengguna lain tidak akan berdampak ke  website anda.Untuk kekurangannya mungkin pada masalah biaya karena harganya tergolong sangat mahal jika dibandingkan dnegan shared hosting. Anda pun harus cukup ahli dalam mengelola dan mengatasi masalah yang nantinya terjadi pada server.

  3. Cloud hosting
    Kelebihan dari Cloud hosting ialah minimnya masalah server error pada website kita. Jika tidak ingin merasakan masalah server eror maka salah satu solusinya yaitu dengan memilih cloud hosting. Cloud hosting itu menggunakan sekelompok server. File dan resource anda akan direplikasi ke dalam setiap server yang tersedia sehingga saat satu server bermasalah ataupun sibuk, situs anda akan langsung dipindahkan ke server lainnya. Hal tersebut tentu menguntungkan karena anda tidak akan merasakan yang namanya server error karena saat salah satu server error maka anda akan diroute ke server yang lain. Untuk pembayarannya sesuai dengan yang anda gunakan jadi biayanya sulit diperkirakan. Alokasi resource bisa sesuai permintaan tapi akses root tidak selalu tersedia.
  4. WordPress hosting
    Jenis ini dikhususkan untuk pengguna wordpress. Bentuknya seperti shared hosting. Kelebihannya banyak seperti murah, mudah digunakan, instalasi mudah, performanya sangat baik, dan terdapat plugin maupun tema wordpress yang pre installed. Namun hosting satu ini hanya diperuntukkan website yang dibuat dengan wordpress, tidak bisa yang lainnya.
  1. Dedicated hosting
    Dedicated membuat anda seperti memiliki server sendiri sehingga anda bisa mengontrol konfigurasi server secara penuh. Anda pun tidak perlu berbagi resource dengan pengguna lain. Keamanan juga terjamin. Namun permasalahannya adalah anda perlu memiliki ilmu yang cukup tinggi tentang manajemen server karena anda sendiri yang mengelola dan mengurusnya. Harga hosting satu ini juga cukup mahal.

Cara Memilih Web Hosting

Kini akan kita bahas tentang bagaimana cara memilih hostingan website yang baik dan cocok untuk Anda.

Caranya yaitu dengan mengetahui kebutuhan website anda. Perhatikan lebih dahulu web yang seperti apa yang ingin anda buat, apakah anda membuat lewat wordpress atau yang lainnya.

Bagaimana target pengunjung website anda dan software apa saja yang anda butuhkan.

Dengan mengetahu kebutuhan akan website, anda nanti bisa menentukan hendak menggunakan website yang seperti apa. Anda sebaiknya juga memilih provider hosting yang menyediakan garansi. Hal ini sangat berguna jika nantinya ada masalah terkait hosting yang anda pilih.

Pilih juga web hosting yang menyediakan performa server serta konektivitas maksimal. Kalau bisa pilih juga yang bisa upgrade agar saat anda membutuhkan hosting yang lebih besar, anda bisa langsung upgrade.

Untuk pemula disarankan memilih shared hosting dan untuk pengguna yang sudah berpengalaman dan membutuhkan resourcing yang besar maka lebih baik memilih VPS hosting.

Belajar Tentang Hosting di BootUP

Setelah mengerti penjelasan tentang pengertian web hosting adalah, cara menggunakan hosting, serta jenis-jenisnya, anda harusnya sudah paham apa itu hosting. Namun jika belum paham juga, anda bisa memahaminya lebih lanjut dengan mengikuti kelas koding di BootUP. BootUP adalah salah satu sekolah koding terbaik yang ada di Jakarta. Anda akan mendapatkan banyak ilmu di BootUP.

Selain mendapat ilmu tentang website, anda juga akan mendapatkan ilmu lainnya karena BootUP juga menyediakan berbagai program pembelajaran seperti data science, artificial intelligence, pemrograman, machine learning, dan masih banyak lainnya.

Apabila anda masih penasaran tentang dunia website serta pemrograman, dan tertarik untuk mengikuti kelas koding di BootUP, maka langsung saja kunjungi situs bootUP di https://bootup.ai/#courses dan mendaftar di dalamnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *