javascript adalah

JavaScript adalah? Berikut Penjelasan, Fungsi, dan Cara Kerjanya

Mungkin Anda sering mendengar istilah javascript tapi tidak tahu apa penjelasannya. JavaScript adalah salah satu bahasa pemrograman yang sering digunakan oleh website programmer atau website developer. Anda yang sudah memasuki dunia pemrograman dan pengkodingan pasti mudah memahaminya, berbeda dengan orang awam.

javascript adalah
Javascript adalah Berikut Penjelasan Fungsi dan Cara kerjanya!

Jika Anda termasuk salah satu orang awam yang ingin mempelajari tentang JavaScript, Anda bisa menyimak penjelasan di bawah ini. Kali ini kita akan membahas semua hal tentang javacsript menggunakan bahasa yang mudah dimengerti oleh orang awam, kita akan meminimalisir penggunaan istilah-istilah yang menyulitkan. Jadi langsung saja, mari simak penjelasan lebih lanjut berikut ini.

Pengertian dari JavaScript

Di pembahasan di atas sudah sedikit disinggung apa itu javascript. Jadi javascript adalah salah satu bahasa pemrograman yang bisa membuat website anda lebih menarik dan lebih hidup. Bahasa pemrograman javascript itu dijalankan di perangkat pengunjung website atau situs, bukan di server jadi berbeda dengan PHP.

Javascript juga dikatakan berbeda dari HTML dan CSS. HTML itu fungsinya untuk mengatur tampilan konten dan CSS mengelola layoutnya jadi ketiganya sangatlah berbeda. Banyak yang mengibaratkan perbandingan HTML, CSS, dan javascript seperti bangunan rumah, perabotan di dalamnya, serta lampu dan pintu-pintu.

Jadi HTML itu diibaratkan sebagai bangunan rumah yang digunakan untuk pondasi semua hal seperti tempat berdirinya tembok, pintu, atap, dan lain sebagainya. Sedangkan CSS itu adalah perabotan hiasan yang mampu memperindah rumah sepeti hiasan rumah, wallpaper, karpet, dan lain sebagainya. Nah javascript berperan sebagai hal yang menghidupkan dan responsif seperti bisa untuk menyalakan lampu atau membukakan pintu.

Javascript merupakan penghidup dan pembuat website menjadi lebih responsif jadi apabila tidak ada tidak masalah tapi akan sangat berpengaruh pada tampilan website. Anda bisa mengibaratkan pada rumah Anda. Mungkin tidak masalah tidak menggunakan lampu atau tidak dipasang pintu tapi tentu kesannya rumah akan suram dan kurang menarik. Begitu pula dengan website, tidak adanya javascript membuat website kurang menarik.

Javascript itu termasuk salah satu bahasa pemrograman yang mudah dipelajari. Bahasa pemrograman yang dikembangkan Netscape ini telah digunakan oleh sebagian besar website yang ada. Penggunaan javascript membuat anda bisa mengalihkan elemen ke halaman web tertentu.

JavaScript juga bisa digunakan di berbagai perangkat dan browser sehingga penggunaannya termasuk sangat didukung. Penggunaan memorinya sangat kecil sehingga lebih ringan dan lebih cepat dibanding bahasa pemrograman yang lain. Namun javascript termasuk kurang aman bila dibandingkan bahas pemrograman lainnya. Untuk lebih jelas dan detailnya, anda bisa lanjut membaca di penjelasan berikut ini.

Sejarah JavaScript

Seperti yang telah disinggung sebelumnya bahawa javascript adalah bahasa pemrograman yang dikembangkan oleh Netscape. Karyawan netscape lah yang mendesain javascript. Proses desainnya pun memerlukan waktu selama sepuluh hari. Nama awal dari javascript yaitu Mocha, lalu Mona, Live script, baru kemudian javascript.

Awalnya bahasa pemrograman Javascript yang dibuat bulan September 1995 ini hanya dipakai oleh kalangan Netscape, fungsinya pun terbatas tidak seperti saat ini. Namun seiring berjalannya waktu, javascript terus dikembangkan hingga bisa seperti sekarang ini.

Mulanya di tahun 1996 javascript disebut sebagai ECMAScript. Hal tersebut berlanjut hingga tahun 1998. Di tahun 1998 dimunculkan ECMAScript 2 dan tahun 1999 muncul ECMAScript 3. ECMAScript terus dikembangkan hingga akhirnya menjadi JavaScript yang ada saat ini. Javascript hampir digunakan oleh 92 persen website yang ada pada tahun 2016. Untuk saat ini, mungkin jumlahnya lebih dari itu. Keren kan?

Jika diperhitungkan, dalam waktu dua puluh tahunan javascript merupakan salah satu bahasa pemrograman yang populer dan sangat penting keberadaannya. Apabila anda sering berselancar di internet, anda pasti tahu apa itu javascript atau familiar dengan namanya atau atau paling tidak anda pernah mendengar istilah javascript.

Cara Kerja dan Fungsi JavaScript

Agar lebih paham kita akan lanjut ke pembahasan fungsi dan cara kerja javascript. Untuk html, css, PHP, atau yang lainnya biasanya akan diproses oleh server lalu baru ditampilkan pada pengguna. Lebih lengkapnya begini, saat anda membuat pemrograman web dengan html, css, PHP, dan lainnya maka bahasa pemrograman tersebut akan langsung dipindai dan diperiksa oleh web server saat ada pengunjung yang ingin mengaksesnya.

Web server akan dengan cepat memindai perintah-perintah yang ada, setelah itu perintah tersebut akan langsung diproses lalu dikirimkan ke pengunjung situs sehingga pengunjung nanti akan mendapatkan data dan tampilan dari situs yang dikunjungi. Cara kerja satu ini berbeda dengan cara kerja dari javasript.

Cara kerja javascript adalah pengunjung situs akan diarahkan melalu file .js yang terpisah atau di embed langsung ke halaman website. Jadi javascript bisa diartikan sebagai bahasa dari sisi klien. Nanti klien akan mengakses website lalu script tersebut akan terunduh di perangkat klien. Script tersebut juga diproses di perangkat yang dimaksud. Jadi pemrosesannya bukan pada web server, tapi pada perangkat klien atau pengunjung website. Cara kerjanya sangat berbeda dibanding yang lainnya bukan?

Namun terdapat web browser yang menawarkan pilihan bagi para pengguna untuk menentukan apakah ingin menonaktifkan JavaScript atau tidak. Jika tidak diaktifkan maka beberapa fitur hasil javascript tidak akan bisa diproses ataupun tampil. Anda para awam pun pasti bisa memahami hal ini. Jika anda sering berselancar di internet, pasti ada website yang menggunakan javascript yang meminta anda untuk mengaktifkan javascript. Hal tersebut lah yang dimaksud dalam poin ini. Jadi memang ada web browser yang menawarkan pilihan aktif tidaknya javascript.

Kelebihan JavaScript

JavaScript merupakan salah satu bahasa pemrograman yang memiliki banyak kelebihan. Kelebihan yang dimaksud antara lain yaitu javascript lebih mudah dipelajari jika dibandingkan dengan bahasa pemrograman yang lainnya. Penanganan dan pencarian kesalahan ataupun error juga lebih mudah. Anda juga tidak membutuhkan compiler sebab web browser bisa menginterpretasikannya dengan HTML.

Javascript pun dapat dialihtugaskan ke even tertentu ataupun halaman  web tertentu, misalnya yaitu klik ataupun mouseover. File .js javascript juga dapat digunakan di berbagai web browser dan platform sehingga sangat merakyat serta penggunaannya hampir didukung sepenuhnya. Javascript bisa pula digunakan untuk memvalidasi input tertentu sehingga keinginan untuk mengecek data secara manual menjadi berkurang.

Dalam pembahasan sebelumnya juga telah dikatakan bahwa JavaScript merupakan bahasa pemrograman yang bisa membuat tampilan website menjadi lebih menarik dan lebih interaktif. Hal tersebut tentunya menjadi keunggulan tersendiri yang bisa dimanfaatkan. Anda bisa menarik banyak pengunjung dengan kelebihan tersebut.

Mengenai memori yang digunakan, javascript tergolong kecil, ringan, dan lebih cepat dibanding bahasa pemrograman yang lainnya. Kelebihan-kelebihan tersebut tentu saja menjadikan javascript sebagai salah satu bahasa pemrograman favorit. Setiap hal tentu memiliki kekurangan, begitu juga dengan javascript. Berikut beberapa kekurangan dari javascript.

Kekurangan JavaScript

JavaScript adalah bahasa pemrograman yang juga memiliki kekurangan. Kekurangan yang dimaksud anatara lain yaitu memiliki resiko tinggi terhadap ekploitasi. Seperti yang kita tahu bahwa javascript itu sangatlah populer. Kepopulerannya tentu mengundang para scammer, hacker, atau pihak berbahaya lainnya untuk membobol dan mencari celah keamanannya.

Hal tersebut tentu saja diatasi oleh pihak javascript tapi segala kemungkinan bisa terjadi sehingga para pengguna javascript tetap harus waspada. Javascript ternyata juga bisa dimanfaatkan untuk mengaktifkan kode berbahaya di komputer user. User tetap harus berhati-hati saat menggunakannya.

Kekurangan lain yang tidak berhubungan dengan kepopulerannya yaitu dukungan browser. Meskipun sebagian besar web browser mendukung javascript, tapi tetap ada yang tidak mendukungnya dan tidak bisa digunakan di perangkat tertentu. Hal ini biasanya diatasi dengan cara user berganti web browser. Jika dikatakan apakah merugikan? Tentu saja karena pemilik website tidak bisa memaksimalkan tampilannya dan pengunjung website tidak bisa merasakan manfaat lebihnya.

JS code snippet juga lumayan banyak. Saat melakukan rendering di suatu perangkat, ternyata javascript dapat dirender secara berbeda yang membuatnya mengarah pada inkonsistensi. Kekuarangan javascript tidak sebanyak kelebihannya kan? Karena itulah banyak orang yang masih menjadikan javascript sebagai favorit.

Perbedaan JavaScript dengan Bahasa Pemrograman Lainnya

Sebelumnya sedikit dibahas perbedaan javascript dan bahasa pemrograman lainnya dalam hal cara kerja. Kini akan dibahas lebih khususnya. Perbedaan yang akan dibahas yaitu perbedaan antara javascript, HTML, CSS, dan PHP. Pertama adalah javascript atau bisa disingkat dengan JS. Fungsi utama dari javascript yaitu membuat suatu website lebih interaktif dan lebih menarik.

JavaScript adalah bahasa pemrograman yang script nya dijalankan di browser perangkat pengguna, berbeda dengan bahasa pemrograman lain yang scriptnya dijalankan oleh server. Untuk menyediakan kebergunaan tingkat lanjut, para developer biasanya tidak harus melakukan coding dari awal karena biasanya javascript akan masuk ke library pihak ketiga.

Untuk HTML atau Hyper Text Markup Language, anda pasti sudah tahu bahwa bahasa satu ini seringkali digunakan di website dan menjadi building block dari suatu halaman website. Bagi yang memiliki website pasti tahu tag html <img> untuk gambar, tag <p> untuk paragraf, dan masih banyak lainnya.

Sedangkan untuk CSS atau Cascading Style Sheets sering digunakan untuk mengatur style dan menentukan tampilan suatu konten. Dalam HTML, untuk menampilkan suatu konten, memerlukan perlakuan manual untuk setiap elemennya sedangkan dalam CSS tidak. Anda tidak perlu menentukan tampilan elemen-elemen berungkali.

Baca Juga: Coding Adalah, Temuka Pengertian dan Manfaatnya!

Untuk PHP sering disebut dengan server side karena memang pemrosesan datanya berjalan di server, berbeda dengan javascript yang dijalankan di perangkat clien atau sering disebut dengan client side. Bahasa pemrograman PHP sering ditemukan dalam wordpress dan sistem manajemen berbasis PHP lainnya. PHP sering juga digunakan dalam pengembangan back end sebab menawarkan jalan terbaik dalam memfasilitasi proses transfer informasi.

Cara Membuat JavaScript di Website

Javascript merupakan bahasa pemrograman yang mudah dipelajari sehingga cara membuatnya pun tergolong mudah. Biasanya perlu penggunaan tag <script> untuk memasukkan string kode javscript dalam website. Javascript sebaiknya juga disertakan dalam tag <header> website anda. Namun bisa juga tidak jika ingin menjalankannya di waktu atau elemen tertentu. Kode javascript pun bisa disimpan sebagai file terpisah. Jadi, kesimpulannya javascript adalah bahasa pemrograman yang mempunyai banyak manfaat di bidang koding.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *