big data adalah

Big Data Adalah Data Besar, Benarkah? Berikut Penjelasannya

Big data adalah sebuah istilah yang menggambarkan tentang sebuah data dengan ukuran atau volume yang sangat besar. Data yang dimaksud bisa data terstruktur maupun data tidak terstruktur. Big data kini sudah banyak digunakan dalam bisnis skala besar. Adanya big data mampu mempermudah analisis suatu bisnis sehingga bisnis bisa lebih baik ke depannya.

Ada juga yang mengartikan bahwa big data adalah kumpulan data yang sangat besar yang mana tidak bisa diproses dan dikelola menggunakan pemrosesan data biasa. Data besar dari suatu bisnis mungkin bisa diabaikan sehingga tidak perlu pengelolaan menggunakan big data, tapi perlu diketahui bahwa dalam big data banyak variabel baru yang bisa disimpulkan dan tentunya bisa digunakan untuk mengatasi persoalan yang terjadi.

big data adalah
Big data adalah data besar benarkah? berikut penjelasannya

Agar mudah memahami, langsung kita analisis dari contohnya saja. Contohnya adalah di mesin penelusuran google. Menurut anda mengapa saat ingin menelusuri suatu informasi pasti ada saran kata kunci? Hal tersebut tidak lain dan tidak bukan karena penggunaan big data. Jadi kata kunci yang diketikkan oleh setiap orang di google akan terekam dan tersimpan di big data google.

Data yang diperoleh tersebut tentunya sangat banyak dan sangat besar sehingga tidak mungkin diolah dengan aplikasi pengelolaan data biasa. Big data adalah data besar sehingga big data google akan menyimpan seluru data hasil penelusuran banyak orang. Sehingga semisal anda mengetikkan kata kunci “belajar”, google akan memberikan saran berupa terusan kata seperti “belajar membaca”, “belajar gitar”, dan lain sebagainya.

Kata kunci yang disarankan tersebut merupakan hasil olahan big data. Bisa jadi kata itu merupakan kata yang sering dicari orang-orang, bisa juga merupakan kata yang terakhir kali anda cari di mesin peneulusuran google. Intinya dengan adanya big data, semua data yang sangat besar jumlahnya bisa tersimpan dengan baik.

Sejarah Big Data

Big data adalah istilah baru yang muncul karena banyaknya data yang dihasilkan oleh industri yang menggunakan internet. Konsep big data sendiri mulai disampaikan oleh analis industri bernama Doug Laney. Beliau menyampaikan konsep bahwa big data itu terdiri dari tiga bagian penting yaitu volume, kecepatan, dan variasi.

Beberapa peneliti pun ikut mengungkapkan bahwa selain tiga bagian tersebut, ada juga bagian penting lain dari big data seperti variabilitas dan kompleksitas. Munculnya media sosial facebook dan media sosial lain ternyata juga menyadarkan orang akan banyaknya data yang dihasilkan.

Sehingga munculnya software open source untuk pengumpulan dan analisa data menjadi salah satu solusinya. Software open source seperti hadoop mudah digunakan dan disimpan sehingga memiliki peran yang sangat penting dalam perkembangan dan pertumbuhan big data. Semenjak saat itu lah volume big data menjadi semakin meningkat.

Bagian Penting dalam Big Data

Big data adalah sebuah konsep yang memiliki bagian penting seperti yang telah disinggung di atas. Bagian penting yang dimaksud sering dikenal dengan hukum 3V yaitu volume, velocity, dan variety. Berikut penjelasan lebih lanjutnya

  1. Volume

Big data dikenal dengan ukurannya yang besar. Data yang dimaksud bisa berasal dari berbagai sumber seperti aktivitas di media sosial, transaksi bisnis, ataupun informasi mengenai suatu sensor. Volume data dalam big data sangatlah besar dan tentunya tidak dapat diproses dengan software atau aplikasi pemroses data biasa.

  1. Velocity

Velocity atau kecepatan merupakan bagian penting kedua dari big data. Big data diproses dengan sangat cepat sehingga mendekati waktu nyata. Anda bisa melihatnya di suatu media sosial. Saat anda ingin melihat data yang disimpan, data tersebut langsung ada. Itu karena kecepatan saat data diterima sangatlah cepat.

Kecepatan tinggi dari aliran data langsung masuk ke memori dan langsung menyajikan data yang baru diproses sekalipun. Jadi anda seperti mendapatkan sesuatu secara real time atau langsung, tanpa menunggu lama prosesnya. Aliran data yang dimaksud ditangani dengan cepat dan tepat dengan teknologi tertentu seperti tag RFID atau teknologi lainnya yang mampu menangani data secara real time.

  1. Variety

Bagian penting selanjutnya dari big data adalah variety atau variasi. Maksud dari variasi adalah berbagai jenis data yang masuk dalam big data. Data tersebut baik data terstruktur maupun data tidak terstruktur. Data yang masuk dalam data terstruktur yaitu data numerik yang ada dalam database tradisional.

Sedangkan data yang tidak terstruktur atau semi terstruktur seperti audio, text, email, video dan transaksi keuangan perlu diproses terlebih dahulu agar bisa diketahui arti data-datanya. Semua data tersebut masuk dalam big data dan kemudian diproses. Selain 3V tersebut, ada bagian penting lainnya yaitu variabilitas dan kompleksitas. Penjelasannya ada di poin ke empat berikut ini.

  1. Variabilitas

Bagian penting lainnya dari big data adalah variabilitas. Arus data dalam periode tertentu kadang tidak konsisten sehingga variabilitas menjadi salah satu bagian penting. Contohnya ada pada media sosial. Di media sosial pasti akan ada tren tertentu yang muncul dadakan. Tren tersebut periodenya berbeda-beda, bisa harian, mingguan, maupun bulanan. Beban puncak data yang seperti itu sangat memerlukan analisis big data.

  1. Kompleksitas

Adanya big data mampu mengatasi banyaknya data yang perlu dicocokkan, dihubungkan, diubah ataupun dibersihkan. Data perlu diperlakukan demikian karena data berasal dari berbagai sumber yang berbeda. Nah big data sangat berperan dalam mencari korelasi ataupun keterkaitan antara data satu dan data lainnya.

Pentingnya Big Data

Big data dikatakan penting karena big data adalah data besar yang bisa digunakan untuk menganalisis solusi terbaik dari suatu bisnis atau kepentingan lain. Permisalannya pada suatu bisnis. Banyak data yang didapat dari suatu bisnis akan masuk dalam big data. Dengan adanya big data tersebut, data akan diolah menggunakan teknologi yang canggih ataupun dengan memanfaatkan artificial intelegence.

Data yang diperoleh dari analisis big data tersebut nantinya bisa dimanfaatkan untuk mengurangi biaya pengeluaran, mengurangi waktu, pengembangan suatu produk, optimalisasi penawaran suatu produk, ataupun digunakan untuk pengambilan keputusan yang amat penting lainnya. Intinya jumlah data yang besar yang telah dianalisis akan menghasilkan kesimpulan yang bermanfaat untuk keberlanjutan bisnis atau hal lainnya.

 

Baca Juga: Apa Itu Data Science? Pengertian dan Manfaat

 

Dalam bisnis sendiri, analisis data bisa digunakan untuk menentukan penyebab kegagalan dari bisnis, memberikan informasi penting tentang titik penting dalam penjualan, menghitung resiko yang kemungkinan besar akan dihadapi, mendeteksi adanya penipuan, dan masih banyak lainnya.

Penerapan Big Data

Big data adalah data besar yang biasanya dapat ditemui di berbagai bisnis dalam dunia online seperti berikut ini.

  1. Penggunaan mesin penelusuran

Seperti yang telah disinggung di atas bahwa riwayat penelusuran anda di mesin pencari google atau mesin pencari lainnya akan disimpan. Riwayat yang disimpan tersebut termasuk dalam kumpulan data atau big data karena jumlahnya yang memang besar. Hasil analisis dari big data tersebut akan memberikan hasil berupa saran kata kunci di google ataupun saran situs yang bisa anda kunjungi.

  1. Penggunaan smartphone

Smartphone memiliki banyak fitur. Fitur yang dimaksud tentunya akan merekam semua aktivitas anda. Aktivitas anda akan menjadi data yang selalu disimpan. Jadi record sms ataupun telepon anda akan selalu ada dan masuk dalam big data. Tidak hanya sms dan telepon, riwayat lokasi anda saat menggunakan GPS ataupun google map pun akan terekam dan tersimpan.

Record itu yang nantinya bisa dijadikan acuan untuk menentukan solusi akan permasalahan yang sering ditemui pihak smartphone ataupun pihak layanan selular. Hal tersebut berlaku di hampir semua aplikasi yang ada di smartphone. Setiap aplikasi akan melakukan perbaikan berdasarkan data yang telah diperolehnya.

  1. Penggunaan sosial media

Penerapan selanjutnya dari big data adalah di penggunaan sosial media. Semua teks , foto, audio, ataupun video yang anda upload akan menjadi big data. Bayangkan saja berapa banyak orang yang menggunakan sosial media dan update info setiap harinya. Nah big data merupakan gambaran dari banyaknya data tersebut. Data anda di sosial media akan tetap tersimpan dan dijadikan sumber untuk memperbaiki kekurangan-kekurangan sosial media yang bersangkutan.

Belajar Tentang Big Data di BootUP

Apabila anda masih penasaran dengan big data, anda bisa mempelajarinya di BootUP. BootUP merupakan salah satu sekolah koding terbaik yang ada di Jakarta. Anda akan mendapatkan banyak ilmu tentang coding jika mau bergabung di dalamnya. Program yang disediakan pun sangat banyak seperti artificial intelligence, pemrograman, data science, machine learning, dan masih banyak lainnya.

Untuk bisa bergabung di kursus koding BootUp, caranya sangatlah mudah. Anda tinggal mengunjungi situs bootUP di https://bootup.ai/#courses. Di situs sudah ada penjelasan mengenai kelas dan program yang bisa anda ambil. Langsung saja bergabung dengan situs BootUP jika ingin mengikuti program kelas coding ataupun belajar lebih lanjut tentang big data karena big data adalah teknologi baru yang akan menjadi trend di masa depan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *