bahasa pemrograman komputer

Mengenal Tingkatan Bahasa Pemrograman pada Komputer

Bahasa pemrograman komputer memang sering diistilahkan sebagai bahasa komputer. Sebetulnya penyebutan ini hanya sebagai instruksi yang digunakan dalam memerintah perangkat komputer untuk melakukan sesuatu. Maka dari itu, seorang programmer harus membuat program atau perangkat lunak dengan memanfaatkan suatu bahasa pemrograman. Tentu saja bahasa pemrograman harus dipelajari setiap harinya agar mampu membuat program komputer tersebut.

bahasa pemrograman komputer
Mengenal Tingkatan Bahasa Pemrograman Komputer

Di sisi lain bahasa pemrograman sebagai jembatan antara programer yang paham akan bahasa untuk pengguna (manusia) dengan bahasa mesin yang dipahami komputer itu sendiri. Para programmer diharuskan menyusun instruksi yang dibutuhkan sistem perangkat komputer. Lantas, apa saja tingkatan bahasa pemrograman pada komputer? Simak terus ulasan di bawah ini agar lebih paham.

 

Generasi Bahasa Pemrograman Komputer

Apakah Anda sedang mempelajari bahasa coding? Coding yakni computer programming yang wajib dipahami betul bagi setiap programmer. Anda pun sebetulnya akan menjumpai bahasa pemrograman yang persis dengan bahasa manusia. Meskipun dalam tanda kutip masih banyak simbol atau karakter khusus dalam bahasa coding. Jadi Anda diharuskan menghafal dan paham struktur bahasa programming. Rupanya generasi bahasa komputer berkembang hingga sekarang, yaitu sebagai betikut.

Generasi Machine Language

Bahasa mesin atau machine language memang sudah jarang digunakan di era canggih seperti sekarang. Jika masih digunakan mungkin sangat terbatas yang hanya melingkup lingkungan pendidikan atau pembelajaran. Bahasa mesin terbilang cukup sulit dipelajari karena merupakan bahasa komputer asli atau bahasa biner, yakni tersusun dari karakter nol dan satu saja.

Generasi Assembly Language

Bahasa pemograman assembly adalah generasi yang mempunyai keyword begitu kompleks dibandingkan bahasa mesin. Tetapi dalam penerapan dan praktiknya lebih mudah dimengerti oleh programmer. Adapun kode-kode pada bahasa pemograman assembly memiliki karaktersitik dalam bentuk singkatan, seperti kode SUB, MOV, CMP, JGE, LOOP dan lain sebagainya.

Generasi Procedural Programming

Generasi  procedural programming yang mirip sekali dengan bahasa manusia, tetapi masih mengutamakan bahasa simbol/karakter khusus seperti<<, >>, {, }, ?, &&, ||, ; dan lainnya. Selain itu, ada juga pengembangkan khusus kode sehingga para programmer lebih mudah memahami bahasa komputer karena karakter khusus mulai dikurangi.

Generasi 4 GL ( Fourth-Generation Language )

Generasi query yang mempunyai struktur tertentu dalam bahasa pemograman komputer, yakni SQL (Structured Query Language ). Pada bidang SQL adalah bahasa yang dalam penerapannya menggunakan basis data, mulai dari SQL Server, SQLite, Oracle Database, MySQL, dan lain sebagainya. Tentu saja programmer lebih mudah memahami sistem data  bahasa programming 4 GL.

Generasi Programming Language Based Object Oriented & Web Development

Generasi bahasa pemrograman yang satu ini lebih menonjolkan keefektifan dan sistem efesien dalam bahasa programming tingkat tinggi. Maka tak heran, jika generasi ke-5 lebih sering disebut sebagai intelligent programming atau programming kecerdasan. Dimana sistem tersebut memberikan fitur otomatis dalam  membuat suatu program.

Tingkatan Bahasa Pemograman Komputer

Mungkin Anda masih bingung dengan tingkatan pada bahasa pemograman perangkat komputer. Pada dasarnya kategori bahasa programming tidak bersifat baku dan mengikat. Pasalnya suatu bahasa komputer atau programming digolongkan sebagai bahasa pemrograman tingkat rendah, menengah, tingkat tinggi, dan tingkat sangat tinggi. Nah, agar lebih jelas berikut penjelasan selengkapnya.

Bahasa Pemrograman Tingkat Rendah

Bahasa mesin pada pemrograman tingkat rendah sebagai satu-satunya bahasa yang diolah komputer secara langsung tanpa menggunakan kompilasi. Namun programmer sekarang jarang menerapkan sistem program secara langsung, karena membutuhkan tingkat ketelitian lebih tinggi. Contoh bahasa pemrograman tingkat paling rendah ini adalah bahasa mesin.

Bahasa Pemrograman Tingkat Menengah

Bahasa programming pada tingkah menengah menggunakan sistem instruksi pada mesin yang diwakili menggunakan satu baris kode. Misalnya adalah bahasa assembly yang mempunyai sifat semantik karena hanya menggunakan pemetaan simbol. Selain assembly, ada juga bahasa programming Microsoft Macro Assembler (MASM).

Bahasa Pemrograman Tingkat Tinggi

Bahasa pemrograman tingkat tinggi mulai muncul pada bahasa programming generasi ke-3 dan kini sudah beralih pada generasi ke-5. Adapun contoh dari bahasa pemograman komputer tingkat tinggi, yakni C++ (Turbo C++), PHP (prosedural), Delphi (Borland), Visual Basic (Non-NET), dan Pascal (Turbo Pascal). Pastinya sistem programming ini lebih kompleks tetapi dalam penerapan justru lebih mudah.

Bahasa Pemrograman Tingkat Object-Oriented dan Visual

Bahasa pemrograman tingkat Object – Oriented dan Visual merupakan tingkat bahasa programming paling tinggi untuk saat ini. Contoh pemrograman yang biasa dilakukan programmer adalah PHP atau Visual Basic.NET. Satu lagi yang disetarakan pada bahasa komputer tingkat ini yang biasa digunakan para programmer professional yakni Very High Language Level (VHLL).

Begini Sistem Pembuatan Program

Beberapa programmer pemula pasti sudah kerap mempraktikan langsung proses pembuatan program. Proses ini biasanya mengharuskan programmer untuk menulis kode sumber pada text, misalnya notepad dan barulah diubah ke dalam bahasa mesin oleh CPU. Terdapat dua proses dalam pengubahan kode sumber menjadi bahasa mesin pada bahasa pemrograman komputer, diantaranya adalah seperti berikut.

Kompilasi

Proses pertama adalah kompilasi, yaitu seluruh kode sumber harus dibaca terlebih dahulu. Namun jika Anda melanggarnya maka bisa terjadi kesalahan dalam menulis program. Adapun program yang biasanya melakukan kompilasi adalah Compiler dan hasil kompilasi disebut executable. Sedangkan bahasa yang digunakan teknik kompilasi, seperti C, Pascal, C++, serta Assembly.

Interpretasi

Interpretasi merupakan teknik membaca kode sumber secara per baris dan harus dieksekusi per baris juga. Apabila dijumpai kesalahan penulisan program maka baris kesalahan tersebut akan segera dihentikan. Program yang melakukan tugas dikatakan sebagai Interpreter. Bahasa yang diterapkan pada interpretas yakni Ruby, Python, Perl, dan lain sebagainya.

Mengapa Harus Belajar Bahasa Pemrograman

Seperti yang kita tahu bahwa sekarang banyak sekali pengembang yang menawarkan layanan website  instan. Tentu saja  berkat layanan tersebut  akan semakin memanjakan para pengguna yang enggan belajar  bahasa pemrograman komputer. Namun disisi lain hal semacam ini bisa menjadi ladang bisnis menjanjikan dengan memberikan layanan jasa pembuatan web, sehingga memungkinkan Anda harus belajar bahasa programming.

  • Bahasa pemrograman penting dipelajari agar Anda mampu mengunakan dan membuat sendiri sebuah sistem website atau software. Dimana mengharuskan Anda untuk mempelajari coding, misalnya mengubah baris kode agar menyuguhkan tampilan sesuai atau memberikan fitur lebih menarik.
  • Kemampuan melakukan programming akan menjadi ladang bisnis dalam dunia digital. Anda dapat membuka jasa pembuatan web, software, aplikasi, game, dan lain sebagainya. Bahkan Anda bisa berkesempatan untuk magang di berbagai perusahaan besar karena memiliki keahlian programming.

Sekarang, apalagi yang Anda tunggu? Bergabunglah bersama kami untuk belajar koding di Bootup agar lebih mengenal tingkatan bahasa pemrograman komputer. Untuk penawaran kelas kursus pemograman silahkan lihat situs kami disini http://bootup.ai/#courses. Jangan lupa ajak teman Anda agar sistem belajar dan praktik coding lebih seru dan tak membosankan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *